
Menyiapkan makanan untuk anak seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Apalagi jika si kecil sedang berada di fase pilih-pilih makanan. Kadang menu yang kemarin ia lahap, hari ini ditolaknya mentah-mentah. Hal ini tentu membuat kepala kita sering merasa pusing. Padahal, asupan gizi harian mereka harus selalu terpenuhi. Tumbuh kembang anak sangat bergantung pada apa yang mereka konsumsi setiap hari. Mereka membutuhkan karbohidrat untuk energi berlari dan bermain. Mereka juga butuh protein untuk membangun otot dan sel-sel tubuh. Vitamin dan mineral dari sayuran juga tidak kalah penting. Sayangnya, sayuran sering menjadi musuh utama anak-anak di meja makan. Warnanya yang hijau kadang sudah membuat mereka menolak sebelum mencoba. Rasanya yang hambar atau sedikit pahit juga sering jadi alasan.
Di sisi lain, waktu luang yang kita miliki sangat terbatas. Pagi hari adalah waktu yang paling sibuk di rumah. Ada yang harus bersiap untuk bekerja di kantor. Ada juga tumpukan pekerjaan rumah tangga yang sudah menanti. Memasak hidangan yang rumit tentu bukan pilihan yang bijak. Kita membutuhkan solusi praktis dan cepat di dapur. Resep masakan sehari-hari haruslah mudah dibuat. Bahan-bahannya juga harus mudah ditemukan di pasar atau tukang sayur. Cara memasaknya tidak boleh memakan waktu lebih dari tiga puluh menit. Meski begitu, rasanya tetap harus enak dan disukai anak. Tampilan makanan juga harus menarik perhatian mereka. Makanan yang berwarna-warni biasanya lebih disukai anak-anak. Oleh karena itu, kita harus memutar otak mencari ide-ide baru. Artikel ini ditulis khusus untuk membantu Anda mengatasi masalah tersebut. Belum ada panduan semacam ini yang dipublikasikan sebelumnya. Semua resep di sini dijamin praktis, enak, dan bergizi.
Rahasia Menghadapi Anak Susah Makan
Sebelum masuk ke resep, mari kita bahas sedikit strateginya. Anak-anak biasanya makan menggunakan mata mereka terlebih dahulu. Jika bentuknya aneh, mereka akan ragu untuk membuka mulut. Buatlah makanan terlihat menyenangkan dan tidak membosankan. Gunakan cetakan nasi berbentuk bintang atau hewan. Potong sosis menjadi bentuk gurita yang lucu. Susun sayuran hingga membentuk wajah tersenyum di atas piring. Selain itu, tekstur makanan juga sangat berpengaruh. Beberapa anak tidak suka makanan yang terlalu lembek. Ada juga yang tidak bisa mengunyah makanan yang terlalu keras. Sesuaikan tekstur masakan dengan kemampuan mengunyah anak Anda. Rahasia lainnya adalah melibatkan mereka saat proses memasak di dapur. Anak-anak biasanya lebih semangat makan jika mereka ikut membuatnya. Ajak mereka mencuci tomat di wastafel. Biarkan mereka mengaduk telur di dalam mangkuk. Beri mereka tugas sederhana yang aman dilakukan. Mereka akan merasa bangga dengan hasil masakannya sendiri.
Jangan pernah memaksa anak untuk menghabiskan makanannya. Pemaksaan hanya akan membuat suasana makan menjadi penuh tekanan. Akibatnya, mereka akan semakin trauma dengan waktu makan. Tawarkan makanan dalam porsi kecil terlebih dahulu. Jika mereka suka, mereka pasti akan meminta tambah. Strategi menyembunyikan sayuran juga masih sangat ampuh. Cincang sayuran sangat halus agar tidak terlihat oleh mata mereka. Blender sayuran menjadi saus pasta yang lezat. Campurkan parutan wortel ke dalam adonan daging cincang. Dengan cara ini, mereka tetap makan sayur tanpa menyadarinya. Selalu siapkan bahan makanan dasar di dalam kulkas. Telur adalah penyelamat di kala waktu sudah sangat mepet. Sosis dan nugget homemade bisa disimpan di freezer untuk stok. Bawang putih dan bawang merah iris bisa disiapkan sejak malam hari. Meal prep atau persiapan bahan masakan sangat menghemat waktu. Mari kita lihat resep pertama yang bisa Anda coba hari ini.
1. Nasi Goreng Pelangi Sembunyi Sayur
Nasi goreng adalah menu andalan banyak keluarga di Indonesia. Hampir semua anak menyukai hidangan yang gurih ini. Proses pembuatannya sangat cepat dan tidak butuh banyak alat. Ini adalah kesempatan emas untuk menyisipkan berbagai macam sayuran. Dinamakan nasi goreng pelangi karena warnanya yang cerah dan beragam. Siapkan satu piring nasi putih yang sudah dingin. Nasi pera lebih baik agar tidak menggumpal saat digoreng. Untuk bumbu halusnya, cukup siapkan bawang merah dan bawang putih. Tambahkan sedikit garam dan kaldu jamur secukupnya. Sekarang mari kita siapkan sayuran persembunyiannya. Parut setengah buah wortel dengan parutan keju agar sangat halus. Iris tipis daun bawang dan sedikit daun seledri. Cincang halus segenggam buncis muda.
Panaskan wajan di atas kompor dengan api sedang. Tuang dua sendok makan minyak goreng atau margarin. Margarin akan membuat aroma nasi goreng menjadi lebih harum. Masukkan bumbu halus dan tumis hingga baunya wangi. Jangan sampai bumbunya gosong karena akan terasa pahit. Masukkan sebutir telur dan buat orak-arik di pinggir wajan. Setelah telur matang, masukkan wortel dan buncis cincang. Aduk rata hingga sayuran sedikit layu dan matang. Masukkan nasi putih ke dalam wajan. Tambahkan kecap manis secukupnya sesuai selera anak. Beri sedikit kecap asin untuk menambah rasa gurih. Aduk terus hingga semua bumbu tercampur rata dengan nasi. Warna nasi akan berubah menjadi cokelat keemasan yang cantik. Terakhir, masukkan irisan daun bawang dan seledri. Aduk sebentar saja lalu matikan api kompor. Pindahkan nasi goreng pelangi ke dalam piring atau kotak bekal. Nasi goreng lezat yang sarat gizi siap dinikmati.
2. Nugget Ayam Tahu Homemade
Nugget instan memang praktis untuk lauk anak-anak. Namun, membuat nugget sendiri tentu jauh lebih sehat dan higienis. Kita bisa mengontrol bahan apa saja yang masuk ke dalamnya. Resep ini memadukan daging ayam dan tahu putih. Tahu membuat tekstur nugget menjadi lebih lembut di mulut. Bahan utamanya adalah dua ratus gram dada ayam tanpa tulang. Siapkan juga seratus gram tahu putih yang sudah dihancurkan. Blender dada ayam hingga teksturnya menjadi halus. Jika tidak ada blender, Anda bisa mencincangnya secara manual. Campurkan ayam halus dengan tahu di dalam sebuah mangkuk besar. Masukkan satu butir telur ayam utuh ke dalam adonan. Tambahkan tiga sendok makan tepung tapioka agar adonan menyatu.
Untuk bumbunya, parut dua siung bawang putih. Masukkan satu sendok teh garam dan setengah sendok teh lada bubuk. Jika suka, Anda bisa menambahkan keju parut ke dalam adonan. Aduk semua bahan menggunakan spatula hingga benar-benar merata. Siapkan loyang kecil yang sudah diolesi sedikit minyak goreng. Tuang adonan nugget ke dalam loyang dan ratakan permukaannya. Panaskan kukusan dan kukus adonan selama kurang lebih tiga puluh menit. Setelah matang, angkat loyang dan biarkan hingga suhunya dingin. Keluarkan adonan dari loyang dan potong-potong sesuai selera. Anda bisa memotongnya kotak-kotak atau memanjangnya seperti jari. Siapkan bahan pelapis yaitu telur kocok dan tepung panir. Celupkan potongan nugget ke dalam telur kocok. Setelah itu gulingkan di atas tepung panir hingga permukaannya tertutup rata. Simpan di dalam freezer selama lima belas menit agar tepung panir menempel kuat. Goreng nugget dalam minyak panas hingga berwarna kuning keemasan. Nugget ayam tahu siap disajikan dengan saus tomat kesukaan anak.
3. Sup Krim Jagung Ayam
Sup adalah hidangan berkuah yang sangat menyegarkan. Sup krim memiliki tekstur yang kental dan sangat disukai anak-anak. Rasa manis dari jagung membuat sup ini sangat menggugah selera. Menu ini sangat cocok disajikan saat cuaca sedang hujan. Bahan yang dibutuhkan sangat sederhana dan harganya murah. Siapkan satu buah jagung manis ukuran sedang. Pipil biji jagung dan sisihkan ke dalam mangkuk. Siapkan seratus gram dada ayam dan potong dadu kecil-kecil. Cincang halus setengah buah bawang bombay dan dua siung bawang putih. Siapkan juga dua ratus mililiter susu cair full cream. Susu cair akan membuat kuah sup menjadi kental dan sangat gurih.
Panaskan panci kecil di atas kompor. Lelehkan satu sendok makan mentega di dalam panci. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu. Masukkan potongan dada ayam ke dalam panci. Aduk rata dan masak hingga ayam berubah warna menjadi putih. Masukkan biji jagung manis yang sudah dipipil tadi. Tuang air kaldu ayam secukupnya untuk merebus bahan. Biarkan mendidih hingga jagung dan ayam benar-benar empuk. Setelah empuk, kecilkan api kompor ke tingkat paling rendah. Tuangkan susu cair full cream secara perlahan ke dalam panci. Tambahkan garam, merica, dan sedikit gula pasir sebagai penyedap. Jika ingin lebih kental, larutkan satu sendok teh tepung maizena dengan sedikit air. Masukkan larutan maizena ke dalam sup dan aduk hingga mengental. Sup krim jagung ayam yang hangat dan lezat sudah jadi. Sajikan di dalam mangkuk dengan taburan seledri di atasnya. Anak-anak pasti akan menghabiskan sup ini hingga tetes terakhir.
4. Telur Gulung Ala Korea (Gyeran Mari)
Telur dadar adalah lauk klasik yang tidak pernah salah. Namun, telur dadar biasa mungkin membosankan bagi anak. Kita bisa memodifikasinya menjadi telur gulung ala Korea. Di Korea, hidangan ini dikenal dengan nama Gyeran Mari. Bentuknya sangat cantik dan potongannya berlapis-lapis. Ini juga tempat yang tepat untuk menyembunyikan sayuran kecil-kecil. Siapkan tiga butir telur ayam berukuran besar. Pecahkan telur ke dalam mangkuk dan kocok lepas. Cincang sangat halus daun bawang, seledri, dan wortel. Masukkan cincangan sayur tersebut ke dalam kocokan telur. Tambahkan garam dan sedikit kaldu bubuk sesuai selera. Anda juga bisa menambahkan potongan sosis kecil-kecil jika ada. Kocok kembali hingga semua bahan tercampur dengan sempurna.
Panaskan wajan teflon anti lengket di atas kompor. Gunakan api yang sangat kecil agar telur tidak cepat gosong. Olesi wajan dengan sedikit minyak goreng menggunakan tisu dapur. Tuang sedikit adonan telur ke wajan, cukup untuk membuat lapisan tipis. Biarkan telur setengah matang di wajan. Mulailah menggulung telur dari satu sisi ke sisi lainnya menggunakan spatula. Sisakan sedikit ujung telur yang belum tergulung. Tarik gulungan telur ke sisi wajan semula. Tuang lagi sedikit adonan telur menyambung ke ujung yang tersisa. Biarkan setengah matang, lalu gulung lagi melilit gulungan pertama. Ulangi proses ini terus menerus hingga semua adonan telur habis di mangkuk. Tekan-tekan sedikit gulungan telur di wajan agar padat. Angkat telur gulung dan biarkan sedikit hangat sebelum dipotong. Potong melintang dengan ketebalan satu sentimeter. Telur gulung tebal berlapis siap dihidangkan. Tampilannya yang seperti kue bolu gulung pasti menarik perhatian anak.
5. Bola-Bola Daging Saus Manis
Anak-anak sangat menyukai lauk yang berbentuk bundar seperti bola. Bola-bola daging ini sangat lembut dan mudah dikunyah. Saus manisnya sangat cocok disiramkan di atas nasi putih hangat. Bahan utamanya adalah dua ratus lima puluh gram daging sapi giling. Pilih daging yang sedikit berlemak agar hasilnya lebih juicy. Masukkan daging giling ke dalam mangkuk pencampur. Tambahkan dua sendok makan tepung panir ke dalam daging. Masukkan satu butir telur untuk mengikat adonan daging. Bumbui dengan garam, lada, dan parutan bawang putih. Remas-remas adonan dengan tangan yang bersih hingga tercampur rata. Ambil sedikit adonan dan bentuk menjadi bola-bola kecil seukuran kelereng besar. Lakukan terus menerus hingga seluruh adonan daging habis dibentuk.
Panaskan sedikit minyak goreng di wajan. Goreng bola-bola daging tersebut hingga permukaannya berwarna kecokelatan. Angkat daging dan sisihkan sebentar di atas piring. Sekarang, mari kita buat saus manisnya yang lezat. Cincang satu siung bawang putih dan sedikit bawang bombay. Tumis sisa minyak menggoreng daging dengan bawang cincang tadi. Setelah harum, masukkan tiga sendok makan kecap manis. Tambahkan satu sendok makan saus tomat dan sedikit kecap inggris. Tuangkan setengah gelas air putih ke dalam wajan bumbu. Masukkan kembali bola-bola daging yang sudah digoreng tadi. Masak dengan api kecil agar bumbu meresap ke dalam daging. Biarkan air menyusut dan sausnya berubah menjadi kental dan lengket. Jangan lupa mencicipi rasanya dan sesuaikan bumbunya. Angkat dan sajikan bola-bola daging manis ini selagi hangat. Rasanya yang gurih dan manis adalah kombinasi juara untuk anak-anak.
6. Pasta Macaroni Keju Sederhana (Mac and Cheese)
Siapa anak yang tidak suka dengan keju dan pasta? Macaroni and Cheese adalah menu barat yang sangat populer. Kita bisa membuatnya versi rumahan yang praktis dan murah. Rebus dua genggam makaroni kering di dalam air mendidih. Tambahkan sedikit garam dan minyak kelapa ke dalam air rebusan. Minyak berfungsi agar makaroni tidak saling menempel. Rebus makaroni selama delapan menit hingga teksturnya pas. Tiriskan makaroni dan sisihkan terlebih dahulu. Di panci terpisah, cairkan dua sendok makan mentega. Masukkan dua sendok makan tepung terigu ke dalam mentega cair. Aduk cepat menggunakan whisk hingga tercampur dan bau tepungnya hilang. Ini adalah dasar saus yang biasa disebut roux.
Tuangkan dua ratus lima puluh mililiter susu cair secara perlahan-lahan. Terus aduk agar tepung tidak menggumpal di dalam kuah susu. Masak dengan api kecil hingga kuah susunya mulai mengental. Parut seratus gram keju cheddar yang mudah meleleh. Masukkan keju parut ke dalam saus susu kental tadi. Aduk terus hingga semua kejunya meleleh sempurna. Bumbui saus dengan sedikit garam dan lada putih bubuk. Masukkan makaroni rebus ke dalam saus keju yang lembut ini. Aduk perlahan hingga seluruh permukaan makaroni tertutup saus keju. Jika suka, Anda bisa menambahkan irisan sosis ayam ke dalamnya. Matikan api kompor dan Mac and Cheese siap disajikan. Hidangkan selagi panas karena keju akan mengeras jika sudah dingin. Mangkuk pasta ini dijamin akan kosong dalam waktu singkat.
7. Roti Bakar Alpukat Telur
Sarapan pagi harus cepat saji namun tetap padat gizi. Roti bakar adalah pilihan utama banyak keluarga di pagi hari. Tapi selai cokelat atau stroberi setiap hari tentu membosankan. Kita bisa meningkatkan nilai gizi roti bakar dengan alpukat dan telur. Alpukat mengandung lemak baik yang sangat bagus untuk otak anak. Telur menyumbangkan protein tinggi untuk energi awal hari. Siapkan dua lembar roti tawar kualitas baik. Lebih baik lagi jika menggunakan roti gandum yang kaya serat. Panggang roti sebentar di teflon atau menggunakan toaster. Belah satu buah alpukat matang dan ambil dagingnya. Haluskan alpukat di dalam mangkuk menggunakan garpu. Tambahkan sedikit perasan jeruk nipis agar alpukat tidak menghitam.
Berikan sejumput garam pada alpukat halus agar rasanya gurih. Oleskan alpukat tumbuk ini secara tebal di atas roti bakar. Sekarang, siapkan telur ceplok atau telur mata sapi. Goreng telur dengan mentega hingga tingkat kematangan yang anak suka. Ada anak yang suka kuning telur setengah matang, ada yang suka matang sempurna. Letakkan telur ceplok tersebut tepat di atas olesan alpukat. Beri sedikit taburan lada hitam bubuk di atas telur jika suka. Roti bakar alpukat telur sudah siap disantap dengan segelas susu. Menu ini sangat praktis dan bisa dimakan di perjalanan menuju sekolah. Karbohidrat, protein, dan lemak sehat sudah lengkap dalam satu gigitan.
8. Tumis Ayam Teriyaki Brokoli
Menu ala restoran Jepang juga bisa dihidangkan di rumah. Ayam teriyaki dipadukan dengan brokoli sangat sehat dan lezat. Rasa saus teriyaki yang manis asin sangat pas di lidah anak. Potong dadu dua ratus gram dada ayam fillet. Bumbui ayam dengan dua sendok makan saus teriyaki instan. Tambahkan sedikit kecap manis dan diamkan selama sepuluh menit. Sambil menunggu ayam meresap, kita siapkan brokolinya. Potong kuntum brokoli menjadi ukuran kecil agar mudah dimakan anak. Rendam brokoli dalam air garam selama lima menit untuk membersihkan ulatnya. Rebus brokoli dalam air mendidih selama dua menit saja. Langsung angkat dan siram dengan air es agar warnanya tetap hijau segar.
Panaskan wajan dengan sedikit minyak goreng. Tumis setengah siung bawang bombay yang sudah diiris memanjang. Masukkan dada ayam yang sudah dimarinasi dengan bumbu teriyaki. Tumis ayam hingga berubah warna dan matang sempurna. Jika terlihat terlalu kering, tuangkan sedikit air matang ke wajan. Biarkan bumbu teriyaki meresap ke dalam serat daging ayam. Setelah ayam matang dan saus mengental, masukkan brokoli rebus. Aduk sebentar saja hanya untuk mencampur brokoli dengan saus. Jangan memasak brokoli terlalu lama agar tidak layu dan kehilangan vitaminnya. Angkat tumisan ayam teriyaki brokoli ini dari wajan. Sajikan bersama nasi putih hangat yang pulen. Kuah teriyaki yang menempel di nasi pasti akan membuat anak makan lahap.
9. Pancake Pisang Oat Tanpa Tepung
Terkadang anak menolak nasi di pagi hari dan ingin yang manis-manis. Pancake adalah hidangan sarapan yang terasa seperti hidangan penutup. Resep pancake ini sangat sehat karena tidak menggunakan tepung terigu. Kita menggunakan oatmeal atau havermut sebagai sumber karbohidratnya. Rasa manisnya murni didapatkan dari pisang yang sudah sangat matang. Siapkan dua buah pisang ambon atau pisang cavendish yang kulitnya sudah berbintik. Lumatkan pisang menggunakan garpu di dalam mangkuk besar. Blender lima sendok makan oatmeal hingga menjadi bubuk halus seperti tepung. Masukkan bubuk oat tersebut ke dalam mangkuk berisi pisang lumat. Pecahkan satu butir telur ke dalam adonan pancake. Tuang sekitar tiga sendok makan susu cair ke dalamnya.
Aduk rata semua bahan hingga membentuk adonan kental yang pas. Jika adonan terlalu padat, tambahkan sedikit susu cair lagi. Panaskan wajan anti lengket kecil di atas kompor. Olesi sedikit mentega agar pancake memiliki pinggiran yang renyah. Tuang satu sendok sayur adonan pancake ke atas wajan panas. Masak dengan api kecil agar bagian dalamnya matang sempurna. Jika permukaan pancake sudah muncul gelembung kecil, segera balik. Masak sisi baliknya selama kurang lebih satu menit saja. Angkat pancake dan tumpuk di atas piring saji. Lakukan hingga semua adonan pancake habis di mangkuk. Sajikan pancake pisang oat ini dengan madu alami di atasnya. Anda juga bisa menambahkan potongan buah stroberi atau anggur segar. Sarapan manis dan sehat ini pasti sukses membuat anak tersenyum lebar.
Tips Mengelola Waktu di Dapur
Memasak sembilan resep di atas memang mudah dan sangat praktis. Namun, kita tetap butuh strategi tambahan untuk mengelola waktu di dapur. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, persiapan adalah kunci utama. Luangkan waktu satu jam di akhir pekan untuk mencicil pekerjaan dapur. Kupas bawang putih dan bawang merah dalam jumlah banyak. Masukkan ke dalam wadah kedap udara dan simpan di lemari es. Cuci bersih semua sayuran saat baru pulang dari pasar. Potong-potong wortel, buncis, dan brokoli sesuai kebutuhan harian. Simpan potongan sayuran ini di wadah terpisah di dalam kulkas. Dengan cara ini, Anda tinggal cemplung-cemplung saja saat waktu memasak tiba. Memasak lauk pauk juga bisa dilakukan dalam porsi yang lebih besar.
Sisa lauk yang belum tersentuh bisa disimpan untuk makan malam. Anda hanya perlu menghangatkannya kembali di microwave atau kompor. Selalu cek persediaan bahan kering di lemari dapur setiap minggu. Pastikan kecap, saus, garam, dan tepung selalu tersedia. Kehabisan bahan di tengah proses memasak akan sangat menghambat waktu Anda. Buatlah jadwal menu makanan anak untuk satu minggu penuh ke depan. Jadwal ini akan mencegah Anda kebingungan menentukan menu setiap paginya. Berbelanja kebutuhan dapur juga menjadi lebih terarah dengan adanya jadwal. Jangan lupa untuk sering mengajak anak berkomunikasi soal rasa makanan. Tanyakan padanya lauk mana yang paling ia sukai minggu ini. Terus kembangkan resep-resep dasar dengan berbagai variasi bahan yang berbeda. Memasak untuk anak tidak selalu harus penuh dengan stres dan kepanikan. Jadikan momen ini sebagai bentuk kasih sayang nyata bagi si buah hati. Selamat mencoba resep-resep praktis ini di dapur rumah Anda!

